Felicidade

Felicidade Game Blog | Created By Www.BestTheme.Net

  • RSS
  • Delicious
  • Facebook
  • Twitter

Popular Posts

Hello world!
Righteous Kill
Quisque sed felis
free counters


Cool Widgets

Popular Posts

Thumbnail Recent Post

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...


Pelaksanaan GCG di Bank BRI 2010
Pelaksanaan prinsip-prinsip GCG Bank BRI, berpedoman dengan prinsip-prinsip keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), tanggung jawab (responsibility), independensi (independency) dan kewajaran (fairness) yang penjabarannya sebagai berikut:
·         Keterbukaan informasi (Transparancy), dalam berkomunikasi dan menyebarkan informasi kepada para pemangku kepentingan dalam mendapatkan informasi, PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk menggunakan berbagai media yang ada, yaitu media internet, cetak, radio, televisi, dan kegiatan atau event.
·         Akuntabilitas (Accountability) PT Bank Rakyat Indonesia  Tbk telah memiliki fungsi sistem dan pertanggung jawaban yang jelas dari seluruh bagian perusahaan sehingga pemisahan antara kewajiban dan wewenang antara pemegang saham, dewan komisaris dan direksi.
·         Tanggung jawab (Responsibility)  Sebagai tanggung jawab terhadap stake holder, maka dalam melaksanaan aktivitas usahanya PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk selalu berpedoman dan mematuhi setiap ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu BRI juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar (pertanggung jawaban sosial)
·         Independen (Independency), demi menjaga independensi dalam setiap kegiatan usahanya , PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, senantiasa melaksanakannya  secara professional  tanpa adanya benturan kepentingan atau gangguan dai pihak lain sehingga dapat dipertanggung jawabkan. Seperti yang tercantum dalam salah satu kode etik BRI yaitu profesionalisme
·         Kesetaraan dan kewajaran (Fairness) Untuk tercapainya kesetaraan dan kewajaran, dalam kegiatan usaha, PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk berpegang pada prinsip kehati-hatian, kewajaran dan adil dalam memenuhi kebutuhan stake holder serta melindungi hak minoritas hal ini tercermin dari seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang tidak saling memiliki hubungan keuangan dan hubungan keluarga dengan sesama anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi lainnya dan atau Pemegang Saham Pengendali Bank.

Self Assessment Bank BRI
Score Self assessment
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011






1,45
1,30




Pelaksanaan GCG di Bank BTN 2010
Pelaksanaan prinsip-prinsip GCG Bank BTN, berpedoman dengan prinsip-prinsip keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), tanggung jawab (responsibility), independensi (independency) dan kewajaran (fairness) yang penjabarannya sebagai berikut:
·         Keterbukaan informasi (Transparancy), dalam berkomunikasi dan menyebarkan informasi kepada para pemangku kepentingan dalam mendapatkan informasi, PT. Bank Tabungan Negara Tbk berusaha memberikan informasi kepada nasabah sehingga terdapat timbal balik terhadap stake holder dalam melakukan bisnisnya terhadap PT. Bank Tabungan Negara, Tbk
·         Akuntabilitas (Accountability) PT , PT. Bank Tabungan Negara Tbk  Tbk telah memiliki fungsi sistem dan pertanggung jawaban yang jelas dari seluruh bagian perusahaan sehingga pemisahan antara kewajiban dan wewenang antara pemegang saham, dewan komisaris dan direksi.
·         Tanggung jawab (Responsibility)  Sebagai tanggung jawab terhadap stake holder, maka dalam melaksanaan aktivitas usahanya , PT. Bank Tabungan Negara Tbk senantiasa member makna untuk setiap langkah bisnis yang diambil tidak hanya sekedar kewajiban tetapi mengambil bagian dalam perwujudan kesejahteraan bersama.
·         Independen (Independency), dalam setiap kegiatan usahanya , PT. Bank Tabungan Negara Tbk, senantiasa melaksanakannya  secara professional juga   memperhatikan serta mempertimbangkan kompetensi, kriteria, independensi, kerahasiaan, kode etik dan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.
·         Kesetaraan dan kewajaran (Fairness) Untuk tercapainya kesetaraan dan kewajaran, dalam kegiatan usaha, , PT. Bank Tabungan Negara Tbk berpegang pada prinsip kehati-hatian, kewajaran dan adil dalam memenuhi kebutuhan stake holder serta melindungi hak minoritas hal ini tercermin dari independensi Direksi yang tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, kepemilikan saham dan hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi dan Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank, yang dapat mempengaruhi kemampuan untuk bertindak independen sebagaimana diatur dalam ketentuan GCG bagi Bank Umum.

·         . Self Assessment Bank BTN
Score Self assessment
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011



1.75
1.75
1,56
1,23
1,15

sumber :  www.idx.co.id
                www.btn.co.id
                www.bri.co.id






Sarbanes oxley act atau kadang sering disingkat Sox atau Sarbox adalah hukum hukum federal amerika serikat sebagai tanggapan terhadap sejumlah sekandal akuntansi perusahaan besar yang termasuk diantara yang melibatkan enron, Adelphia, dan wold com. Skandal-skandal yangmenyebabkan kerugian miliyaran dollar bagi investor dikarenakan runtuhya harga-harga saham  bagi perusahaan-perusahaan yang terpengaruh, ini mengguncangkan kepercayaan masyarakat terhadap pasar saham nasional.
Sarbanes-Oxley Act, secara resmi bernama Reformasi Akuntan si Perusahaan Publikdan Investor Protection Act tahun 2002, menjadi undang-undang pada tanggal 30 Juli 2002.Hukum itu dinamai informal sponsornya, Senator Paul Sarbanes (D-MD) danPerwakilan Michael G. Oxley (R-OH).
Semua perusahaan (baik asing dan domestik) yang ekuitas atau efek utangnya telah terdaftar di bawah Securities Exchange Act th 1934 harus mengikuti  pada Sarbanes-Oxley Act. Perusahaan Asing Akuntan Publik juga harus mematuhi Undang-Undang jika mereka melakukan pekerjaan untuk perusahaan harus mengikuti pada Undang-Undang.
Secaraumum, Sarbanes-Oxley meningkatkan standar keuangan di tiga bidang utama: tata kelola perusahaan, analisis sekuritas, dan kinerja pekerjaan audit.
Salah satu tujuan paling penting dari UU ini adalah untuk memastikan bahwa perusahaan direksi dan pejabat menyadari dan bertanggung jawab atas kondisi keuangan perusahaan yang mereka kelola.
Hal ini paling jelas dalam persyaratan UU bahwa dewan direksi perusahaan publik yang memiliki komite audit. Komite ini harus menunjuk, pemeriksaan, mengatur, dan mengontrol tindakan perusahaan audit perusahaan. Para auditor selanjutnya melapor langsung kepada komite audit.
Selain itu, CEO dan CFO dari setiap subjek perusahaan untuk Sarbanes-Oxley Act harus menyatakan secara tertulis bahwa pengungkapan keuangan perusahaan mematuhi hukum dan akurat mewakili kondisi perusahaan.  Untuk mencegah direksi dan pejabat dari penerbitan laporan keuangan yang menyesatkan untuk memperoleh keuntungan pribadi, Sarbanes-Oxley Act membuatnya menjadikejahatan federal bagi pejabat perusahaan untuk tekanan atau memanipulasi auditor menandatangani langsung pada laporan keuangan yang menyesatkan. Selanjutnya, jika sebuah perusahaan yang terpaksa menyatakan ulang keuangan, maka dalam kebanyakankasus CEO perusahaan dan CFO harus memberikan kembali setiap bonus, kompensasi, atau keuntungan yang dibuat pada perdagangan pribadi dari sekuritas perusahaan selama tahun setelah dokumen yang rusak pada awalnya diungkapkan.
Salah satu filosof idasar yang mendasari Sarbanes-Oxley adalah bahwa mereka yang menyadari kesalahan perusahaan memiliki kemampuan dan sarana untuk memperbaikinya.UU ini juga menyatakan bahwa jika pengacara internal perusahaan menemukan sekuritas materi pelanggaran hukum, makapengacaraharusmelaporkanpelanggarankepadakepalapenasihatperusahaanatau CEO, dan di atasrantaikomandokepadadewandireksijikatidakadarespon yang tepatdiberikan.
Sarbanes-Oxley jugamengarahkan SEC untuk analis sekuritas mengikuti pada aturan yang ketat tentang konflik kepentingan. Secara khusus, Sarbanes-Oxley Act berusaha untuk meningkatkan objektivitas dan independensi analis sekuritas dengan lebih lanjut memisahkan perbankan.



Name: Jackie Chan
Born: 7 April 1954 (Age: 58)
Where: Hong Kong, China
Height: 5' 8"
Awards: No major awards



Biography:

In childhood, he suffered terrible poverty and the most painfully rigorous of educations. In his early career, he was almost cast aside as just another in a long line of failed Next Bruce Lees. In perfecting his craft, he's broken his nose three times, and also cracked his ankle, most of his fingers, both his cheekbones and his skull (patched together with a steel plate). You can't say Jackie Chan hasn't paid his dues. But finally, after nearly 40 years in the business, the guy's reached worldwide stardom. As he always wanted, pretty much everyone knows his name.

Jackie Chan was born Chan Kong-Sang (meaning Born In Hong Kong) on the 7th of April, 1954, naturally enough in Hong Kong. He was the only child of Charles and Lee-Lee Chan, having, reports say, spent 12 months in the womb, finally being removed surgically and weighing 12 pounds (his mum nicknamed him Pao-Pao, meaning Cannonball). Charles borrowed money from friends to pay for the operation, turning down the doctor's offer to take the child in payment. The family lived in a mansion in the exclusive Victoria Peak district. Not that his parents owned the mansion - Charles worked as a cook for the French Ambassador, while Lee-Lee was the housekeeper.

Jackie attended the Nah-Hwa primary school on Hong Kong Island, often spending his travel money on food and walking home, fighting on the way with Caucasian kids attending special schools in the area. He was not academically bright, failing to pass Primary 1 as his peers moved on to Primary 3. This was noticed by Charles, who decided to enrol the boy, now 7, at the Peking Opera School, operated by Shu Master Yu Jan-Yuen. Walking in with his dad, Jackie saw tens of kids, between 7 and their early teens, somersaulting and playing with swords and sticks. He recalls that he felt like kids must feel today on entering Disneyland. He would never return to academic education. Though he speaks 7 languages, he still cannot read or write with great proficiency, and has someone else write his scripts for him.

It didn't stay like Disneyland. Charles now moved to Australia to work at the Chinese Embassy, and Jackie, now named Yuen Lo, saw the true nature of the Peking Opera School. The training in music, acrobatics and many martial arts lasted 18 hours a day. Exercises were brutal, the kids performing headstands for hours on end. Beatings were commonplace, both at the hands of the Master and the other boys. Eventually, Jackie's mother left too, to join Charles in Australia, Jackie being adopted by the single-minded Master

David Beckham


date of birth
2 mei 1975,london,england

Birth Name
David Robert Joseph Beckham 

Nickname
Dave 
Becks 
Golden Balls 
DB7 

Height
6' (1.83 m) 

Mini Biography
David Beckham is one of Britain's most iconic athletes whose name is also an elite global advertising brand. He was captain of the English national team from 2000 to 2006, scored in three different FIFA World Cups, and played midfield for clubs in Manchester, England, Madrid, Spain, and Milan, Italy; he also won the MLS Cup playing for Los Angeles Galaxy in 2011.

He was born David Robert Joseph Beckham on May 2, 1975, in Leytonstone, East London, England, son of Ted Beckham, a kitchen fitter, and Sandra West, a hairdresser. Beckham's maternal grandfather is Jewish, and he has been mentioning the religion as influence; he wears a tattoo written in Hebrew from the 'Song of Songs' in the Hebrew Bible (Old Testament), albeit he is not known to practice Judaism or any other faith. Beckham has always played in long sleeve shirts to cover up his tattoos in consideration of others who may feel uncomfortable due to their beliefs.

He was brought up by his parents, supporters of Manchester United, attended Bobby Charlton's football school in Manchester, and won a spot in a training session at FC Barcelona as a child. In 1986 he was a Manchester United's mascot for a match against West Ham United. From 1992 - 2003 Beckham made almost 400 appearances for Manchester United and scored 85 goals, although his official record counts only 62 goals in 265 official senior team's matches. In the 1998 FIFA World Cup he played all of England's qualifying matches and scored in several important victories. He received a red card for violent conduct in England's match against Argentina, albeit his opponent later admitted to trying to send Beckham off by over-reacting to their contact during the game and by urging the referee to send Beckham off. After losing the game England was eliminated, Beckham was made a scapegoat and became the target of criticism and abuse in media.

He had a good season in 1999 - 2000 and helped Manchester United to win the Premier League. At that time, he married singer Victoria Beckham (nee' Adams) from the popular musical group The Spice Girls, and the couple had their first son, Brooklyn, born in 1999. That same year, Beckham was given a permission to miss training routine, in order to look after his son Brooklyn, who suffered from a stomach infection. Meanwhile, the Manchester United's manager, Alex Ferguson, fined Beckham £50,000 (about $80,000 then) the maximum amount that was permitted, for babysitting with his sick child, while his wife was spotted at a London fashion Week event on the same night. Ferguson's claim that Beckham should be able to train if his wife stayed home that day, caused a serious personal tension between two men. In February 2003, following the defeat to Arsenal, the Manchester United's manager Alex Ferguson entered the changing room and kicked a football boot that struck Beckham over the eye, causing a cut that required stitches.

David Beckham has been a good scorer and a major attraction for public. On the field he has been demonstrating his consistent ability to see a big picture even under severe pressure during the most rapidly changing and unpredictable games. His field vision has been remarkable, allowing him to create many assists in a number of important matches. Beckham's forte has been his delivery from the right-hand side as well as his efficient free kicks. His superior performances in the midfield position has required a higher physical endurance through the entire game. "David Beckham's right foot" was mentioned, although humorously, as one of British national treasures in the movie Love Actually (2003).

He signed a four-year contract with Real Madrid, beginning on July 1, 2003, and worth a potential 40 million dollars. In Madrid, Beckham was not allowed to wear his favorite number seven, because another player had the right to wear it written into his contract. Beckham decided to wear the number 23 instead, being a big fan of Michael Jordan. He immediately became popular with the Real Madrid fans, but the team did not perform well enough to win either the Spanish League or the Champions League. However, Beckham remained a reliable scorer and his performances attracted more public. His shirts sales and other merchandising deals remained lucrative for the club, which continued to under-perform, regardless of the Real's management's higher expectations.

In 2005 Beckham became a UNICEF Goodwill Ambassador. He was also involved in promoting London's successful bid for the 2012 Olympic Games. His third season in Madrid was unremarkable, and he was criticized a lot, mainly because the team finished second to Barcelona in Spanish "La Liga" and lost to Arsenal in the European Champions League. However, during that season, he expanded his international presence by establishing football academies in Los Angeles and East London. During the FIFA World Cup 2006, he played for England, and became the first ever English player to score in three World Cups. In the quarter final game against Portugal, Beckham was replaced because of his injury in the middle of the game. Without him the English team lost and was knocked out of the World Cup.

In June 2007 Beckham played his final game for Real Madrid, winning a medal and celebrating with his friends Tom and Katie Cruse, who attended the game. This was his fourth, and last season there, ending his contract with the club. He announced that he had signed a five-year contract to play for the Los Angeles Galaxy from July 1, 2007 through June 2012. The 5-year deal includes up to $10 million a year in direct salary, and with merchandising endorsements and profit-sharing could earn Beckham up to $50 million a year, and may end up worth about $250 million in five years, making him one of the highest earning athletes of all time.

In 2009, in a unique time share agreement David played on loan at AC Milan to maintain his fitness after ending the season with the Galaxy. He ended up staying with Milan for five months, from January to May 2009. In 2010, he also arranged to embark on a second loan spell at AC Milan from the Galaxy, to play for Milan for another five months. He said that he "genuinely enjoyed playing for Milan."

In 2011, after winning his first MLS Cup, his five-year deal with the Los Angeles Galaxy ended. At that time, Beckham was invited to play for Paris Saint-Germain. But the 36-year-old player said "My family and I are incredibly happy and settled in America and we look forward to spending many more years here... I am still passionate about playing in America and winning trophies with the Galaxy" he stated after signing another two-year contract with the Los Angeles club.

Beckham's jersey No 23 is the best selling in the MLS and one of the best in the world, as he expands his image as one of sport's leading icons. Although he plays his best in the right of midfield, Beckham can be dangerous anywhere in the field and can make a difference in a big game with a pass, a cross, or a free kick. Arguably no one in the game can rival Beckham's accuracy in free kicks, as he can put that ball on a teammate's head with uncanny precision. He is still a decisive player, regardless of age.

The Beckhams, who have become known as "Posh and Becks", have three sons: Brooklyn Joseph Beckham (born 1999), Romeo James Beckham (born 2002), and Cruz David Beckham (born 2005) who was named "Cruz" in honor of their friend Tom Cruise.

Sang Legenda Hidup sepak bola dunia asal Argentina tahun ’80-an ia adalah Diego Armando Maradona lahir 30 Oktober 1960 di kota Buenos Aires Argentina. Maradona di lapanagan menempati posisi sebagai Supporting Striker dan Attacking Midfielder. Maradona di masa itu menjadi idola masyarakat Argentina. Tetapi bukan hanya Argentina Dunia pun juga mengakui ia sebagai makhluk dari planet bumi yang mempunyai tarian khas saat di lapangan.


Debutnya dimulai pada tahun 1976 bersama klub Argentinos Juniors. Setahun kemudian, ia melakukan debut internasional bersama timnas Argentina. Pada tahun 1981, ia dibeli klub Boca Juniors seharga 1 juta poundsterling. Yang pada tahun pertama bergabungnya dia langsung mempersembahkan trofi buat Boca Junior yaitu Campeonato Metropolitano.

Kemudian pada tahun 1982, ia dijual ke FC Barcelona dengan harga 3 juta pounsterling, yang merupakan rekor dunia. Namun baru beberapa lama bergabung, ia sudah harus istirahat sekitar setahun akibat tekel keras terhadapnya. Dan bersama klub catalan ini berhasil merebut Copa del Rey dan juga merupakan awal berkibarnya kiprah Sang Legenda di Eropa

Maradona lalu ditransfer ke SSC Napoli pada tahun 1984 dan membawa tim tersebut menjadi juara Seri A untuk pertama kalinya dalam sejarah Napoli (1986/87 dan kemudian 1989/1990). Selain itu, ia juga membantu Napoli menjuarai Piala Italia pada tahun 1987. Setahun kemudian (musim 88/89), Napoli mengalahkan Stuttgart untuk menjadi juara Piala UEFA.

Pertunjukkan kehebatan Maradona adalah pada saat berlangsungnya Piala Dunia 1986 di Meksiko, di mana Argentina keluar sebagai Juara Dunia untuk kedua kalinya, setelah yang pertama pada tahun 1978 di Argentina.
Pada Piala Dunia di Meksiko tersebut, Maradona membuat gol terbaik sepanjang masa yaitu ketika Argentina bertemu Inggris di babak perempat final. Pada saat itu Maradona menggiring bola dari tengah lapangan, kemudian melewati 5 orang pemain Inggris dan menaklukkan kiper kenamaan Inggris, Peter Shilton.

Sayangnya, pada partai tersebut pula, Maradona membuat gol yang sangat buruk pula. Gol tersebut tercipta melalui bantuan tangan, yang dikatakan Maradona sebagai hasil bantuan "tangan Tuhan". Ia akhirnya mengakui bahwa hal tersebut dilakukan dengan sengaja pada 22 Agustus 2005.

Azis mengawali karier melawak melalui panggung lenong dari satu kelurahan ke kelurahan lain.Selanjutnya, pada tahun 1999 ia mulai bekerja dengan bagito dalam acara "Paviliun 21" di tvri. Azis dengan melawak bersama Bagito berkenalan dengan patrio

Sejak tahun 2008 karier Azis mulai menanjak dengan melawak dalam ovj bersama parto,andre,sule dan nunung, dan  Azis juga berencana merambah dunia menyanyi dengan mengeluarkan album.

Aktivitas

Disamping sebagai aktor dan komedian di dunia hiburan, Aziz Gagap juga seorang yang dermawan dan sangat peka terhadap masalah sosial. hal demikian dibuktikan dengan keterlibatan dan aktivitas sosialnya dengan mendirikan sebuah pesantren bernama "Padepokan Aziziyah" di bogor sebuah tempat belajar yang diperuntukkan bagi anak-anak yang kurang beruntung secara ekonomi. di padepokan yang saat ini sedang dibangun ini siswa dan siswinya di bebaskan dari biaya.